Laman

Sekolah karena Tuntutan




Sekolah karena Tuntutan
by : Ferlina 

Pada umumnya, pendidikan adalah hal utama yang harus dimiliki para penerus bangsa. Pendidikan yang biasa diampu adalah pendidikan formal . Dalam pemikiran kaum remaja, sekolah adalah tempat rutin yang harus didatangi setiap hari. Para remaja datang ke sekolah  ini entah karena ingin mencari ilmu untuk masa depannya atau agar tidak di cemooh teman-temannya atau sekolah karena tuntutan.
Para kaum remaja yang masih mengampu pendidikan formal seperti SMP,SMA, atau mungkin kuliah, biasanya sudah menganggap sekolah itu sangat membosankan. Setiap hari bangun pagi buta agar tidak terlambat datang ke sekolah. Mungkin fenomena ini memang perlu dimaklumi, seumur hidup para remaja harus bergelut dengan tugas-tugas sekolah yang sering membuat stress, belum juga pada saat ujian akhir mereka dituntut untuk menghafal semua materi pelajan dari A sampai Z. Para kaum remaja rela mengampu pendidikan formal di sekolah selama bertahun-tahun , mereka datang ke sekolah karena tuntutan. Tuntutan yang dimaksut adalah tuntutan agar tidak dicemooh orang lain, tuntutan masa depan mereka, tuntutan keluarga, tuntutan pihak sekolah dan lain lain. Sebagian dari mereka mungkin malas datang ke sekolah, namun mereka juga berfikir tentang masa depan mereka. Kalau tidak sekolah lalu bagaimana nasip mereka di masa depan?. Sebagian pula para remaja sekolah karena tuntutan orang tua. Ada orang tua yang harus menjadikan anaknya seprofesi dengan orang tuanya. Dokter misalnya,orang tua yang egois selalu ingin anaknya persis seperti dirinya. Maka dari itu, ia menyekolahkan anaknya di jurusan yang orang tua itu inginkan tanpa memperdulikan keinginan anaknya.
Sekolah karena tuntutan memang sudah umum di kalangan para remaja. Hal ini bisa disebabkan karena proses pembelajaran sekolah yang monoton tiap harinya, atau factor orang tua, atau mungkin karena factor dari dirinya sendiri. Namun perlu diperhatikan bahwa factor utama yang membuat para kalangan remaja terpaksa sekolah karena proses pembelajaran yang seringkali monoton setiap harinya. Perlu adanya kurikulum yang dirancang khusus untuk membuat para siswa menjadi tidak bosan datang ke sekolah. Dengan hal ini mungkin siswa akan ikhlas datang ke sekolah dan tidak lagi datang ke sekolah karena tuntutan.

4 komentar:

  1. nice artikel! kita sekolah harus tanpa adanya paksaan dari siapapun

    BalasHapus
  2. Kalo anak" muda jaman sekarang. sekolah buat nyari kecengan, nyari duit dan buat gaya-gayaan. :D

    BalasHapus
  3. di paragraf pertama ada kesalahan yaitu keywordna harusnya ada dikalimat awal.
    kemudian pada penandaan keyword cukup menggunakan 1 tanda saja
    kemudian di paragraf terakhir keyword cukup di kalimat akhir saja, , , , okeyyyy

    BalasHapus
  4. itu karena anak tersebut belum sadar pentingnya sekolah buat dia . (y)

    BalasHapus

 

Blogger news

Blogroll

About

satukelompok ini adalah suatu gerombolan Mahasiswa Teknologi Pendidikan yang jurusannya gak dikenal banyak orang yang pengen mencoba mengenalkan Teknologi Pendidikan ke khalayak umum lewat tulisan yang kita buat ....yang ingin menorehkan sebuah cerita atau hanya basa-basi saja corat coret aja yang penting happy :)