Artikel saya kali ini benar-benar hasil memeras
otak, saya heran kenapa kali ini ide saya “mandek” untuk menulis artikel yang
bertema hiburan ini. Artikel ini adalah ketiga saya setelah Cinta Masa Remaja = peristiwa yang memilukan dan fashion
Jahiliyah. Mencari ide untuk artikel ini sangat sukar, saya harus berkali
kali backspace untuk menulis artikel ini dan akhirnya saya menemukan judul
artikel yang agak aneh menurut saya tapi
inilah artikel ketiga saya hiburan bagi santri
salaf.
Hiburan merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi manusia.
Kebutuhan akan hiburan dirasakan oleh semua orang baik tua, muda, anak-anak ,
kebutuhan akan hiburan merupakan kebutuhan jiwa yang harus tepenuhi. Hiburan
menjadi sarana refreshing bagi semua orang termasuk para santri salaf yang
setiap hari berkutat dengan kitab kuning sebagai bahan kajian. Namun hiburan
yang biasa dinikmati oleh santri salaf bukan seperti hiburan yang dinikmati
oleh orang-orang pada umumnya, orang pada umumnya memenuhi kebutuhan hiburannya
dengan menonton TV, pergi belanja, clubbibg
dll. Namun hiburan yang di
nikmati santri salaf untuk
menghilangkan kegundahan ialah dengan bersholawat dan “nadhoman”. Pada umumnya
santri salaf tinggal dipondok yang penuh dengan kesederhanaan, sehingga mereka
jauh dari Handphone dan alat komunikasi lain yang berbau moodern, sehingga para
santri salaf tidak dapat menikamti hiburan yang berbau modernisasi , hal ini di
karenakan para santri salaf dididik untuk menjadi orang yang zuhud dan tidak
menjadikan dunia sebagai tolok ukur kehidupan tetapi para santri di didika
untuk menjadikan dunia menjadi jalan untuk mencapai kehidupan akhirat.
Santri salaf menikmati kehidupan yang penuh dengan
penuh kesederhanaan disini peran teman dan sahabat seperjuangan sangat
berpengaruh karena bagi santri salaf teman seperjuangan adalah teman berbagi
untuk semua masalah. Biasanya para santri salaf sering berbagi cerita suka dan
duka untuk mengurangi beban hati yang ia tanggung. Curhat merupakan hiburan bagi santri salaf yang paling
diminati, karena para teman seperjuangan akan sangat faham dengan apa yang
dimilki oleh temannya. Santri salaf yang jauh dari modernisasi ini memang
bersifat ikhlas dan saling pengertian jdi tidak perlu hiburan yang mewah Curhat
(curhan hati) pun sudah mampu menghibur kegundahan hati para santri salaf.
oleh : Kiswah Amalia



santri butuh refreshing mungkinn
BalasHapus