Modernisasi fashion sudah ada sejak dulu di Indonesia. Ya,
Indonesia tekena dampaknya karena kebudayaan barat yang mulai menjamur di Indonesia.
Fashion, dari masa ke masa selalu saja berkembang, layaknya teknologi yang
terus menerus berkembang setiap detiknya. Awalnya masyarakat Indonesia memakai
baju tradisionalnya sendiri yaitu kebaya, namun dengan perkembangan zaman dan
budaya yang mulai tercampur akhirnya kebaya pun di modifikasi ya walaupun tidak
meninggalkan nilai keasliannya. Namun terkadang, malah disalah artikan,
Indonesia yang nota benenya muslim malah memakai pakaian yang tidak sepantasnya
dipakai. Tetapi mereka dengan Pdnya memakai pakaian tersebut untuk bepergian.
Dari yang tertutup sampai yang agak terbuka. Mungkin itu yang
bisa menggambarkan kebudayaan berpakaian di Indonesia saat ini. Banyak warga
asing yang melancong ke Indonesia dengan membawa kebudaayaan berpakaian mereka,
yang dinilai sebuah trend oleh masyarakat Indonesia. Mungkin karena iklim
Indonesia yang tropis tidak seperti negara mereka yang menjadi penyebab gaya
berpakaian mereka agak sedikit terbuka. Itu artinya moderniasi fashion terjadi
sejak masyarakat asing mulai mengunjungi Indonesia. Namun ada keuntungan
dibalik itu semua, dengan adanya moderniasi fashion tersebut Indonesia pun
dapat mengenalkan kebudayaannya sendiri di kancah Internasional, seperti
membuat gaun dengan batik yang mempunya nilai estetika yang tinggi. Karena keeksotisan
batik hingga membuat Nelson Mandela (RIP) menyukai batik, dia lah satu-satunya
orang yang selalu mengenakan batik pada saat sidang PBB. Tidak hanya itu,
keuntungan lain yang didapat adalah Indonesia juga bisa mengenalkan karya-karya
dari designer hebat yang ada di Indonesia. Tak ada yang bisa disalahkan tetapi
alangkah baiknya jika kita pintar dalam memilih kebudayaan berpakain yang baik
yang harus kita tiru.
Indonesia sudah terbiasa mudah menerima kebudayaan yang masuk, termasuk trend-trend baju yang dibawa budaya barat ke Indonesia. Untuk menghadapi Modernisasi fashion maka diperlukan adanya benteng khusus agar apa yang dari dulu sudah ada tidak terkontaminasi kebudayaan barat. Sehingga apa yang sudah ada dan menjadi kebudayaan di Indonesia tetap ada dan tetap terjaga.
Indonesia sudah terbiasa mudah menerima kebudayaan yang masuk, termasuk trend-trend baju yang dibawa budaya barat ke Indonesia. Untuk menghadapi Modernisasi fashion maka diperlukan adanya benteng khusus agar apa yang dari dulu sudah ada tidak terkontaminasi kebudayaan barat. Sehingga apa yang sudah ada dan menjadi kebudayaan di Indonesia tetap ada dan tetap terjaga.
created by intan_intan384




kadang orang mikir YPK ajah...alias yang penting keren, tanpa mempedulikan efek kedepannya
BalasHapusbagus artikelnya , posting yang lebih menarik lagi .....
BalasHapusKenapa semua itu harus hijab ya jeng
BalasHapussetuju, terutama bagi yang beragama Islam, kadang beberapa muslimah juga cenderung mengikuti gaya berpakaian kebarat-baratan yang mengekspos aurat, sementara Islam dengan tegas sudah melarang. semoga kita bukan termasuk golongan itu, semoga kita tetap mampu menjaga diri dan tetap istiqomah berhijab, aamiin :)
BalasHapuscukup berkesan :) dan bahwasanya berkerudung dan berjilbab itu beda. wanita muslim jika tak berjilbab bisa jadi dikatakan keturunan yahudi. karena wanita berjilbab itu hukumnya wajib. dan sebenarnya berjilbab itu berawal dari isti nabi Muhammad SAW.
BalasHapussangat bermanfaat untuk para hijaber yg sekedar berhijab tnapa mengetahui artinya,,,,,,,,,,,
BalasHapuscukup menambah informasi :)
BalasHapussetujuu, sebagai warga negara yg baik mmmng swjarnya mngikuti prkembngan zaman tapi hrs ttp selektif
BalasHapussip, kita harus pandai memilah dan memilih fashion..
BalasHapus