Percintaan
Bebas
Oleh:
Ferlina
Percintaan
umumnya adalah hal yang sangat indah bagi yang mengalaminya, terutama pada
kalangan remaja yang sangat erat kaitannya dengan percintaan. Namun, percintaan
remaja di era sekarang sangatlah berbanding terbalik dengan remaja pada jaman ’70-an.
Percintaan remaja di era sekarang cenderung bebas dan terbuka. Percintaan bebas di kalangan remaja saat
ini sudah menjadi hal biasa,dan menurut sebagaian kalangan remaja saat ini
kalau percintaan tidak bebas maka mereka tidak dianggap gaul.
Percintaan bebas
disini yang dimaksud adalah model pacaran remaja saat ini yang bebas melakukan
hal-hal percintaan. Mulai dari saling berpegangan tangan, berpelukan didepan umum sampai melakukan seks bebas tanpa
ikatan pernikahan.Kalangan remaja yang berpikiran pendek maka akan berbuat
hal-hal yang dapat menarik perhatian orang disekitar,karena dengan menjadi
pusat perhatian mereka menganggap sudah menjadi anak gaul jaman sekarang. Kalau
hanya berpegangan tangan mungkin masih biasa saja, namun kalau berciuman di
tempat terbuka itu adalah hal yang sangat membunuh diri sendiri. Orang lain
yang melihat bukannya akan memberi penghargaan namun akan menganggap orang itu
murahan dan tidak bermoral. Percintaan
bebas di kalangan remaja juga mengakibatkan perawan semakin punah. Tidak
dapat dipungkiri bahwa remaja saat ini berani melakukan seks bebas tanpa adanya
ikatan penikahan. Hal ini dapat dikarenakan keterpaksaan mereka melakukan hal
tersebut atau mungkin hanya coba coba mengeksplorasi pengalaman lalu keblabasan.
Berdasarkan
cerita teman-teman penulis yang rata-rata sudah tidak “V” lagi, penyebab mereka
melakukan hal tersebut karena bermacam macam masalah dalam berpacaran. Contohnya
adalah salah satu pengalaman teman penulis yaitu seorang gadis dan sebut saja
namanya “X”. X mempunyai pacar laki-laki dan sebut saja “Y”.Y mempunyai
penyakit yang lumayan berat,kehidupannya sangat suram karena orangnya yang tempramen
dan super over protectif, dilengkapi dengan keluarganya yang tidak harmonis. X
sangat perhatian dengan Y,lalu X meminta Y untuk berobat. Si Y mau berobat,asalkan
si X mau berhubungan intim dengan si Y dahulu. Karena dengan cara lain tidak
bisa untuk merubah pikiran si Y, akhirnya si X dengan terpaksa menuruti permintaan
si Y. Dan akhirnya setelah melakukan hal tersebut, si Y malah keenakan dan
meminta lagi dan lagi. Si X tidak sanggup lagi menuruti permintaan si Y yang
malah memanfaatkan si X untuk memenuhi gairahnya. Akhirnya si X berani
mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan mereka walaupun dengan
mengorbankan keperawanan. Akhirnya si X yaitu teman gadis penulis menyesal
berkepanjangan telah melakukan hal yang awalnya dianggapnya untuk kebaikan
namun endingnya sia-sia. Percintaan bebas seperti inilah yang
dapat merugikan para kalangan remaja, dengan cinta semua menjadi sah-sah saja
tidak memandang efek untuk masa depan mereka.
Jadi
agar kita para remaja tidak terjerumus pada hal yang tidak sesuai norma ini,
alangkah baiknya untuk mengetahui pentingnya pendidikan seks di kalangan
remaja. Dengan taat beribadah, memperkuat iman, dan pikiran yang positif maka kalangan
remaja tidak akan terjemus pada percintaan
bebas.



pacaran boleh tapi jangan sampai kebablasan. kalau memilih seorang pacar harus pintar jangan sampai asal-asalan dan akhirnya akan menyesl. apalagi sampai berbuat intim seperti itu. itu sangat tidak baik. perbanyaklah mendekatkan diri kepada allah, giatlah beribadah.
BalasHapusWah ko isinya kaya curhatan ya mba :D
BalasHapusteman apa teman haio hahaha
@ade romadoni : Astaghfirullah jangan fitnah saya sedalam itu lah haha
BalasHapusrealita yang terjadi memang sperti itu, bahkan kata temenku pacaran yang gak sampe gitu, ga asyik.. ya moral anak remaja memang sudah rusak..
BalasHapus