Berpakaian
tapi telanjang mungkin bagi sebagian orang ini
merupakan sebuah kata yang ambigu atau membingungkan, bagaimana bisa seseorang
berpakaian tapi dia telanjang atau seakan-akan tak memakai busana. Maksud yang
sebenarnya adalah kebanyakan orang berpakain namun masih menampakkan bentuk
juga lekuk tubuhnya, dengan pakaian yang begitu tipis juga ketat tentulah tiada
bedanya dengan orang tanpa berpakaian itu hanya menutupi bukan berbusana. Padahal
sangat jelas ini di larang oleh agama maupun norma yang ada di masyarakat
karena ketidaketisan perilaku sebagai manusia yang beragama serta tidak
mencerminkan budaya bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan.
Dapat kita lihat gaya
berbusana jaman sekarang dari tua sampai anak remaja ingin mempertontonkan apa
yang mereka miliki apa yang menjadi kelebihan mereka untuk menarik lawan jenis,
hal ini jelas-jelas salah namun masih di anggap hal yang lumrah oleh sebagian orang
karena kurang adanya kesadaran serta pemahaman yang lemah akan agama sebagai
pedoman dalam bertingkah laku agar kita berpakaian yang sesuai bukan berpakaian tapi telanjang. Dalam sebuah
hadist di jelaskan bahwa :
وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ
فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ
إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman,
“Hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluan mereka. Janganlah mereka
menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang (terpaksa) nampak dari padanya. Dan
hendaklah mereka menutupkan khimar ke dada-dada mereka.” (QS. An-Nur: 31).
Sehingga jelaslah bahwa Allah swt. Sangat melarang bagi kaumnya untuk
menampakkan apa yang menjadi perhiasan atau harta mereka kepada orang lain, dan
berpakaianlah sewajar dan seharusnya sehingga akan menjaga dari niat-niat jahat
orang lain.
Sebagai insan manusia
yang senantiasa taat dan berusaha menjalankan segala yang di perintahkan Allah
Swt. Kita hendaklah berubah, dunia fashion memang dunia yang selalu berkembang
dan perkembangannya pun sangat cepat, namun kita harus mempunyai filter terhadap
segala bentuk perubahan yang sesuai dengan budaya,adat dan agam kita agar kita
selalu manjadi hamba yang patuh di hadapannya. Melakukan sesuatu secara
rasional dan menutup diri terhadap ketidaksesuaian pengaruh dari luar. Berpakaian
yang baik afdalah berpakain yang wajar dan paling penting menutup aurat bagi
wanita maupun pria dengan tidak menampakkan bentuk dan lekuk tubuhnya seperti
istilah berpakaian tapi telanjang.
Oleh : Alimi



urutan sistematika katanya masih tidak runtut dan membingungkan. tapi sebagian besar isinya bagus
BalasHapuspakaian yang dimaksud kurang spesifik.
BalasHapusyang ngrasa :)
BalasHapusdisertai gambar pasti pembaca lebih paham...
BalasHapus