Gebrakan pendidikan dilanjutkan dengan peluncuran sistem
ujian Nasional yang baru, sistem UN ini memberlakuakan metode 20 paket soal dan
perhitungan nilai kelulusan dari 40% sekolah + 60% UN . Sistem UN baru ini
menuai berbagai kontrofersi dari berbagai pihak dan lagi-lagi pendidikan menjadi berita panas negeri ini, bagi civitas akademika pembaharuan sistem
UN ini tidak akan memperbaiki apapun dari pendidikan indonesia ini, penilaian
kapabilitas seseorang yang hanya dilakuakan dengan test multiplechoice tidak
dapat dijadikan sebagai acuan penilaian seseorang untuk dunia kerja dan
aplikasi keseharian masyarakat.
Kenyataannya sistem baru ini malah menimbulkan banyak
masalah terlebih lagi issue korupsi yang berterbangan di antara pemberitaan
pendidikan ini. Berita panas pendidikan
tidak berhenti di skandal UN yang belum juga jelas akar permasalahannya dan
juga jalan keluarnya ini tranding topic
pendidikan selanjutnya adalah peluncuran kurikulum 2013 yang membuat
berguncangnya kestabilan pendidikan di indonesia, kebijakan ini pun mendapat
begitu banyak kritik pedas . salah satu
kritik yang muncul adalah mengapa harus mengganti kurikulum sedangkan kurikulum
yang lalu belum benar-benar jejeg
dilaksanakan. Para pengajar dan seluruh perangkat manajemen sekolah dibuat
pusing dengan publishnya kurikulum
baru ini, mereka merasa Kementrian terlalu tergesa-gesa dalam penggantian
kurikulum padahal KTSP yang lalu baru mulai di aplikasikan secara sempurna.
Banyak hal lain yang
membuat kurikulum ini menjadi tranding
topic para civitas akademika Indonesia yaitu mega proyek kurikulum ini yang
mencapai delapan ratus miliyar. Angka yang fantastis untuk proyek kurikulum banyak yang menilai ini adalah pemborosan
anggaran negara? Mengapa demikian dikala yang lalu belum sepenuhnya berjalan
mengapa harus mengganti secara total kurikulum apa tidak ada cara yang lebih
baik? Mungkin dengan merenovasi kekurangannya saja tanpa harus membangun ulang
kurikulum sehingga menghabiskan begitu banyak dana. Namun dibalik begitu
banyaknya pemberitaan negatif tantang kurikulum 2013 sebenarnya 2013 ini
mengandung banyak sekali ide-ide bagus, karena konteks dari kurikulum ini
adalah pendidikan karakter yang saya kira konteks ini membuat pendidikan lebih
mendekat kepada tujuan pendidikan yang
seutuhnya. Semoga kementrian pendidikan dapat menghapus berita-berita panas pendidikan dengan kabar-kabar
prestasi yang membangkan Indonesia.
Oleh Kiswah Amalia



seharusnya UN itu dihapuskan
BalasHapushahahaha
ganti saja dengan evaluasi tiap harinya..
saya setuju dihapus
BalasHapus