Oleh: Syarifudin
Kaos Oblong,
apakah anda tidak tahu tentang apa itu Kaos Oblong? Tentu saja anda tahu akan apa itu Kaos Oblong,
karena sejak zaman dahulu kita sudah
tidak asing dengan kaos oblong. Bahkan sejak
zaman penjajahan bangsa Indonesia sudah memakai kaos oblong. Sebenarnya T-shirt alias kaos oblong mulai dipopulerkan waktu
dipakai selebriti yang bernama Marlon Brando pada
tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas
teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway,
AS. T-shirt berwarna abu-abu yang dikenakannya begitu pas dan lekat di tubuh
Brando, serta sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. dan film Rebel
Without A Cause (1995) yang dibintangi James DeanTak pelak.
Pada Tahun 1961 di Belahan Dunia Barat khususnya Amerika
sedang demam Kaos Oblong, apalagi
pada saat tenar-tenarnya artis holiwood yang bernama James Dean, yang dikenakan
pada saat ia membintangi Film “Rebel Without A Cause”, sejak saat itu orang-orang mulai memakai Kaos
Oblong. Nmaun tidak semua orang suka atau setuju bahwa seorang Artis Holiwood
memakai Kaos Oblong, karena meraka menganggap bahwa orangyang memkai Kaos
Oblong itu termasuk kurang ajar dan pemberontakan. Tak pelak, muncullah
polemik seputar kaos oblong. Polemik yang terjadi pada masa itu yakni, banyak
kalangan menilai bahwa pemakaian kaos oblong sebagai busana luar adalah tidak
sopan dan tidak beretika. Namun di kalangan lainnya, terutama anak muda yang
setuju atau menyukai akan kaos oblong itu, justru dilanda demam kaos oblong,
bahkan menganggap kaos oblong itu sebagai lambang kebebasan anak muda. Dan, bagi
anak muda itu, kaos oblong bukan semata-mada suatu tren, melainkan merupakan
bagian dari keseharian mereka.itulah ucap para pemuda pada waktu itu.
Seperti yang saya tulis
di paragraph pertama,bahwa di indonesia masuknya kaos karena dibawa oleh orang-orang Belanda. Namun
ketika itu perkembangannya belum pesat, sebab sebab kaos tersebut mempunyai nilai gengsi tingkat tinggi, dan di
Indonesia teknologi pembuatannya belum
maju. Akibatnya kaos tersebut termasuk
barang mahal. Namun demikian, kaos oblong baru menampakkan perkembangan yang
signifikan hingga merambah ke segenap pelosok pedesaan sekitar awal tahun 1970.
Ketika itu wujudnya masih sederhana. Berwana putih, bahan katun-halus-tipis,
melekat ketat di badan dan hanya untuk kaum pria. Beberapa merek yang terkenal
waktu itu adalah Swan dan 77. Ada juga merek Cabe Rawit, Kembang Manggis, dan
lain-lain. Dan tren kaos oblong rupa-rupanya direkam pula oleh Kartunis GM
Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaos
Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).itulah sekilas tentang perkembangan Kaos Oblong dari masa ke masa.



hidup kaos oblong.....!
BalasHapusnice artikel, kalo perlu pake kaos oblong pas kuliah aja hehe
BalasHapusAsyik, bisa nambah info..
BalasHapusterimaksih semuanya :)
BalasHapustambah pengetahuan
BalasHapuspenulisannya rif, hurufnya yaa di perhatiin..
BalasHapuspaling enak emang kalo pake kaos oblong :D
BalasHapus