Sudahkah seluruh anak-anak di Indonesia
sekolah? Coba deh lihat dulu di linkungan sekitar kita, mungkin ada satu atau
dua keluarga yang anaknya belum sekolah,
atau tidak mampu untuk masuk sekolah, karena himpitan ekonomi. Ini berarti
masih ada anak-anak di bumi Indonesia yang katanya sudah merdeka 68 tahun, tapi
masih ada anak Indonesia yang belum bisa merasakan pendidikan formal, dan
mungkin banyak dari mereka yang hidup di jalan, terasing oleh banyaknya
orang-orang yang kurang peduli untuk pendidikan mereka. Bahkan janji-janji para
politikusan yang ingin menjadi orang nomor satu di negri ini, hanya akan menjadi
sekedar janji yang tak berwujud. Politik tai kucing mungkin itu kata yang tepat
untuk menggambarkan mereka yang cuman memberikan janji palsu dan omong kosong
tanpa memberikan tindakan yang benar-benar real.
Ketika masih dibawah genjar meminta dukungan, bagaikan orang yang sedang
sekarat jika tidak di bantu menghirup oksigen buatan. Tapi ketika sudah duduk
di bangku yang bisa di bilang paling nikmat di negri ini malah lalai atas tugas
yang di embannya, dan janjinya dulu menjadi pemanis dalam pelem muda.
Dalam UUD pasal 31 ayat 1 dan 2
tertulis bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, wajib mengikuti
pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya, negara juga mempriorotaskan
anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD. Kurang apa
lagi coba. Tapi kenapa hal ini masih tidak dapat membatu anak-anak Indonesia
untuk bersekolah, apa lagi untuk daerah-daerah terpelosok di negri ini,
anak-anak di daerah terpelosok masih banyak yang belum sekolah. Apa sekolah sekarang sudah menjadi ladang Kapitalis?
Yang boleh masuk hanya orang-orang berduit. Sedangkan untuk rakyat kecil hanya
bisa gigit jari. Sebagai mana kita tahu pendidikan adalah faktor vital untuk
sebuah negara dengan jutaan gugusan pulaunya ini dan beranekaragaman budaya di
dalamnya, karena dari pendidikanlah akan muncul anak-anak yang nantinya dapat
memberikan sumbangsi besar untuk negri ini kelak, dan tentunya menjadikan
negara Indonesia salah satu negara super power. Oleh karena itu pendidikan di
Indonesia harus di kelola dengan baik lagi.
Sebagai orang yang nantinya
Insyaallah bakal menjadi pendidik, gue cuman berpesan untuk guru-guru yang
terhormat, hanya satu pinta saya, jangan pernah mengeluh bila di tempat
tugaskan di daerah pelosok dan terpencil, professional-lah itu bagian dari
tugasmu untuk mencerdaskan anak bangsa. Mengajar di pelosok mungkin memang
berat, dengan sejuta minimnya fasilitas yang akan kau terima nanti, tapi
cobalah dengan ikhlas menjalaninya Insyaallah kalian para cedikiawan-cedikiawan
yang di tempatkan di pelosok negri ini dapat merasakan sesuatu yang tidak
ternilai. Serta yang paling penting jauh-kan pendidikan dari unsur politik yang
dapat merusak sendi-sendi pendidikan. Dengan mengelola pendidikan di Indonesia
menjadi lebih baik, gue berharap anak-anak di seluruh Indonesia yang belum sekolah dapat segera bersekolah
setinggi-tingginya dan meraih cita-cita yang selama ini mereka semua pendam,
dan tenaga penndidik negri ini dengan senang tiasa menjalankan tugas-tugasnya.
Dan bersama-sama memajukan Indonesia.
@openOkven



aamiin, smangattt
BalasHapusharusnya semangat pendidikan ditanamkan oleh semua orang supaya pendidikan menjadi bagian penting atau bahkan menjadi kebutuhan untuk masa depan :) tetapi untuk saat ini memang kaum yang berduit yang bisa mendominasi pendidikan
BalasHapusduit duit....smua orang lebih condong ke duit....pendidikan smakin alay...makannya kita para generasi kependidikan harus bnr2 kritis.
BalasHapusanak-anak adalah tanggung jawab negara dan kita juga turut bertanggung jawab atas pendidikan mereka.
BalasHapusyah namanya sekolah formal, tapi kyknya udah hmpir semua kok..walau masih sampai SMP ..haha
BalasHapusamin
BalasHapusgenerasi muda indonesia adalah harapan bangsa
merekalah tunas-tunas yang akan berkembang untuk memajukan indonesia kita
semangat :D