Laman

Long Distance Relationship ( LDR )


Kalian tahu apa itu LDR? Tentu bagi sebagian orang ada yang masih asing mendengar istilah LDR ini, kecuali untuk para pecinta khususnya mahasiswa yang mayoritas telah menjadi korbanya. LDR ( Long Distance Relationship ) adalah sebuah istilah yang sering digunakan oleh anak muda untuk menggambarkan perjalanan cinta sepasang kekasih yang harus terpisah oleh jarak yang cukup jauh, atau sering disebut hubungan jarak jauh. Mungkin hampir setiap orang yang menjalani hubungan cinta ( pacaran ) pernah mengalami apa itu LDR, walaupun hanya untuk sementara waktu. Siapa sih yang mau jika dihadapkan sebuah pilihan untuk menjalani suatu hubungan cinta yang harus dipisahkan oleh jarak, ruang dan waktu? Namun keadaan yang memaksa mereka ( para  pelaku dan korban LDR ) menjalani kenyataan yang sebenarnya tidak pernah mereka inginkan itu.
Bagi sebagian mahasiswa yang  beriman mereka tidak mengenal apa yang namanya LDR, karena bagi mereka pacaran pun dianggap haram, namun bagi mahasiswa yang agak sedikit beriman,   LDR itu mereka anggap sebagai sebuah cobaan dalam hubungan yang dijalaninya. Semua itu ia terima dengan penuh keikhlasan, dan sering kali menjadikan LDR sebagai alasan untuk menguji kesetiaan dalam sebuah hubungan. Ada juga yang berpendapat bahwa dengan menjalin hubungan jarak jauh menjadikan mereka jauh dari dosa akibat perbuatan maksiat yang sering mengatas namakan cinta dan muncul dalam lingkup pacaran. Disisi lain banyak para korban LDR yang mengeluh dan hampir putus asa untuk menjalani hubungan dengan kekasihnya, banyak alasan yang muncul dari curahan hati mereka, ada yang mengatakan bahwa Long Distance Relationship itu : “punya pacar kaya nggak punya pacar, serasa pacaran sama hape, saat kesepian nggak pernah ditemenin pacar, nggak bisa jalan sama pacar” dan masih banyak pengakuan pengakuan para korban LDR lainya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa LDR adalah salah satu alasan pemicu terjadinya perselingkuhan.
Kenapa bisa terjadi? Sekarang siapa sih yang mau diperhatikan seorang kekasih hanya lewat telephone, sms, inbox facebook, twitter, atau via sosial media lainya. Selain perhatian, mereka juga butuh hadirnya sosok kekasih disamping mereka saat mereka bersedih, karena sebuah kehadiran saja sudah sangat berarti sekaligus sebagai penghibur hati para korban LDR. Maka dari itu janganlah terkejut apabila banyak pejuang Long Distance Relationship yang gugur ditengah jalan. Karena sesungguhnya menjadi pelaku dan korban LDR tidaklah mudah, begitu banyak cobaan yang datang silih berganti dalam hubungan cinta mereka. Sebenarnya tinggal bagaimana cara mereka menghadapinya. Kenyataanya  memang ada yang menjalin hubungan jarak jauh dan tetap bertahan sampai Tuhan menyatukan mereka dalam ikatan Pernikahan. Walaupun presentasinya akan sangat kecil apabila dibandingkan jika menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih dekat keberadaanya dengan kita.

Oleh : Yossika Vidya Mayrizki

10 komentar:

  1. menjalani hubungan LDR itu tergantung orang yang menjalaninya. hehe
    susah susah gampang menjalani hubungan jarak jauh.,.

    BalasHapus
  2. seperti nasib saya :( ini cerita ku, mana cerita mu:)

    BalasHapus
  3. semoga bisa menjadi pelajaran bagi pasangan-pasngan laen...like it.

    BalasHapus
  4. mending ta'aruf drpd LDRan,hehe

    BalasHapus
  5. LDR itu pacaran ya? sama hape kan?
    yang satunya belajar setia yang satunya lagi belajar selingkuh hahaha

    BalasHapus
  6. gak pham soal ldr ldran gk pham soal cinta

    BalasHapus
  7. ldr lebih banyak tantanganya :D

    BalasHapus
  8. mungkin dengan LDR kita bs belajar jd dewasa, katanya si wkwk

    BalasHapus

 

Blogger news

Blogroll

About

satukelompok ini adalah suatu gerombolan Mahasiswa Teknologi Pendidikan yang jurusannya gak dikenal banyak orang yang pengen mencoba mengenalkan Teknologi Pendidikan ke khalayak umum lewat tulisan yang kita buat ....yang ingin menorehkan sebuah cerita atau hanya basa-basi saja corat coret aja yang penting happy :)